Pelatihan SDM Nurul Fikri Boarding School Lembang (Training Orientasi Pegawai Baru)

05 November 2020 08:33 Di tulis oleh Admin BERITA KAMI Pelatihan SDM Nurul Fikri Boarding School Lembang  (Training Orientasi Pegawai Baru)


Penulis : M. Robby Rodhiya

Lembang, 31 Oktober 2020 – Upaya untuk meningkatkan kinerja dan pengembangan SDM Nurul Fikri Boarding School Lembang harus terus dilakukan, salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan pegawai adalah dengan memfasilitasi pelatihan untuk mencapai tujuan lembaga yang menjadi Motto Nurul Fikri Boarding School, yaitu Sholeh, Cerdas dan Mampu Memimpin.

Perbulan Maret hingga akhir Bulan Oktober 2020, HRD Nurul Fikri Boarding School Lembang sudah melakukan rekrutmen dan seleksi calon pegawai untuk mengisi formasi disetiap bidang yang dibutuhkan.

Ada 12 pegawai baru hasil dari rekrutmen dan seleksi calon pegawai Nurul Fikri Boarding School Lembang. Selanjutnya, 12 Pegawai baru ini berkesempatan untuk mengikuti masa orientasi yang diselenggarakan oleh HRD Nurul Fikri Boarding School Lembang, yang selanjutnya disebut sebagai Training Orientasi Pegawai Baru (TOP-B).

Training Orientasi Pegawai Baru Nurul Fikri Boarding School Lembang adalah proses menyediakan informasi-informasi yang secara ideal harus diketahui oleh pegawai baru, seperti latar belakang lembaga dan informasi lain yang dapat membantu menumbuhkan kedekatan karyawan baru pada lembaga supaya mereka dapat melakukan pekerjaan dengan baik dan mencapai target yang diharapkan.

Beberapa informasi penting yang wajib diketahui oleh pegawai baru seperti sejarah lembaga, visi-misi lembaga, kebijakan lembaga, kondisi sosial dan budaya NFBSL, struktur organisasi serta benefit apa yang akan didapat karyawan setelah bergabung dengan lembaga.

Selain itu, pegawai juga diberikan materi mengenai Nilai C.I.T.A dan Paradigma Pejuang. Materi ini secara khusus diberikan kepada pegawai baru NFBSL supaya mereka dibekali ilmu ruhiyah yang kuat untuk menebarkan energy positif serta memiliki peran yang sangat sentral dalam penguatan dari sisi kemanusiaan dan agama.

Bagi lembaga, Training Orientasi Pegawai Baru pada saat awal masuk kerja sangatlah penting untuk mengarahkan diri mereka dalam beradaptasi dan mengerjakan pekerjaan. Sedangkan program pelatihan dapat mendorong pegawai mengasah kemampuan yang dimiliki dalam mencapai tujuan dan strategi lembaga.

Efek samping positif dari training orientasi pegawai baru NFBSL yang diterima adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri. Optimisme pegawai sangat mempengaruhi kinerjanya di lembaga. Ini juga mengurangi kesenjangan antara pegawai baru dan pegawai lama. Lembaga harus memastikan agar pembauran antar pegawai ini terjadi dengan alami dan positif.

Setelah masa orientasi selesai dilakukan, tugas HRD selanjutnya adalah membantu mereka untuk terus berkembang. Namun, untuk menjalankan tugas tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan fokus dan perencanaan yang matang.

Selain bermanfaat bagi pegawai, Training Orientasi Pegawai Baru juga memiliki manfaat bagi lembaga tentunya. Di mana, dengan masa orientasi pegawai ini, HRD dapat mengetahui bagaimana sudut pandang mereka mengenai lembaga dan conceptual thinking mereka melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan.